แชฅ ๐‹๐ข๐ง๐ ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ญ๐ข๐ค-๐’๐š๐ฌ๐ญ๐ซ๐š๐ฐ๐ข แชฅ

  • | Beranda
  • | Artikel/Esai
  • | Karya Sastra
  • | Tinjauan Buku
  • | Galeri

Artikel/Esai

Kumpulan tulisan perihal linguistik, sastra, serta kerja budaya.


  • Dari Seremoni ke Ekosistem: Menimbang Ulang Penghargaan Sastra
  • Menyalakan Cahaya dalam Kabut: Sastra sebagai Kritik Sosial dan Etika Publik
  • Pembelajaran Bahasa dan Sastra Berbasis Literasi Digital
  • Ketika Bahasa Menjadi Kekuasaan: Membaca Bourdieu tentang Bahasa, Kuasa Simbolik, dan Kekerasan yang Halus
  • UKBI, Pembakuan Soal, dan Tanggung Jawab Mutu Kemahiran Berbahasa Indonesia
  • Puisi, Musik, dan Problematik Musikalisasi Puisi: dari Musikalitas Bahasa ke Alih Wahana Pertunjukan
  • Film Supergirl (2026): Pulang ke Rumah yang Pernah Hancur
  • Dari Konsumsi Teks ke Produksi Makna: Model M4K dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Ruang Digital
  • Robin Hood, Hugh Jackman, dan Pengadilan Masa Lalu
  • Arus Balik: Saat Bangsa Kehilangan Arah
  • Dari Muatan Lokal ke Ekosistem Pewarisan
  • “Diksi Laki-Laki” dan “Diksi Perempuan” dalam Puisi Mutakhir Indonesia
  • Wiro Sableng dan Jurus Cerita Populer
  • Dongeng Sunda Si Rawing yang Hidup di Telinga
  • Spider-Man: Cinta Sesudah Ingatan Dihapus

  • Facebook
  • Instagram
  • Surat

Dapatkan kabar tulisan terbaru tentang bahasa, sastra, dan karya rupa.

Unggahan Terkini

  • Spider-Man: Cinta Sesudah Ingatan Dihapus

  • Dongeng Sunda Si Rawing yang Hidup di Telinga

  • Wiro Sableng dan Jurus Cerita Populer

  • โ€œDiksi Laki-Lakiโ€ dan โ€œDiksi Perempuanโ€ dalam Puisi Mutakhir Indonesia

  • Dari Muatan Lokal ke Ekosistem Pewarisan

  • Ketika Bahasa Harus Kembali Dipakai

แชฅ ๐‹๐ข๐ง๐ ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ญ๐ข๐ค-๐’๐š๐ฌ๐ญ๐ซ๐š๐ฐ๐ข แชฅ

    • | Beranda
    • | Artikel/Esai
    • | Karya Sastra
    • | Tinjauan Buku
    • | Galeri

    Memuat Komentar...